Wakili Pemda, Sekda Halut Terima Kartu Maluku Utara Sehat Dari Staf Ahli Gubernur

Wakili Pemda, Sekda Halut Terima Kartu Maluku Utara Sehat Dari Staf Ahli Gubernur
Penyerahan kartu malut sehat pada sekda Halut

HALUT, TABLOIDKONTRAS.com – Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara melaksanakan pencanangan pertemuan sosialisasi program kamu sehat (Kartu Maluku Utara Sehat) di Kabupaten Halmahera Utara tahun anggaran 2022, di hotel green land desa gura kecamatan Tobelo, Rabu (14/09/2022).

Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Malut diwakili oleh staf Ahli Gubernur Bidang ekonomi dan Pembangunan Andares Thomas, Ketua PKK Provinsi Maluku Utara  Ibu Faoniah Hamzah (Duta Barenti Stunting Malut), Sekda Halut Drs E J Papilaya MTP, Kadinkes Malut, Pasi Ops Kodim 1508/Tobelo Kapten Inf Hadi Talaohu, Ketua PN Agama Tobelo Zahra Hanafi S.Hi., MH, Kabag Ops Polres Halut AKP Johanis, Mewakili Kejari Halut Edi Ari.

Kegiatan diawali dengan laporan kegiatan oleh Kadinkes Malut Dr Idahar dan dilanjutakan dengan penyerahan kartu Maluku sehat  Oleh Staf ahli gubernur kepada Pemerintah daerah kabupaten Halmahera Utara yang diterima oleh Sekda Halut.

Sekda Halut Drs E J Papilaya MTP., Dalam sambutan mengatakan, beberapa tahun belakangan, stunting menjadi perhatian besar pemerintah karena hasil Riset Kesehatan Dasar yang menunjukkan peningkatan prevalensi stunting nasional sebesar 37,2% di tahun 2013 dan di tahun 2018 sebesar 30,8 %. Prevalensi.

“Hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2021 Stunting di Indonesia adalah sebesar 24,4 % masih sangat tinggi jika mengacu pada standar yang ditetapkan oleh WHO Yaitu 14 % pada tahun 2024,” jelasnya.

Lanjut Sekda mengatakan, perlu kita ketahui bersama bahwa Halut merupakan salah satu kabupaten di propinsi Maluku Utara yang ditetapkan sebagai Lokus Stunting tahun 2022 karena berdasarkan Hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2021 Prevalensi Stunting di Halut adalah 30,5 % dan Desa Lokus Stunting Halut yang dihasilkan dari Analisis situasi yang telah dilakukan adalah sebanyak 32 Desa. Kegiatan hari ini merupakan bagian dari kegiatan sosialisasi program kamu sehat atau kartu Maluku Utara sehat yang merupakan langkah kongkrit pencegahan dan penurunan Stunting di Malut.

“Kartu Maluku Utara sehat, berfungsi memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh penduduk dan keluarga miskin untuk mengakses pelayanan kesehatan diluar cakupan pelayanan kartu JKN,” jelasnya.

“Pelaksanaan Kegiatan ini anak usia 0.5 tahun balita ibu hamil hingga menyusui serta para remaja usia subur. sehingga program dapat terlaksana mohon dukungan dan Pencangan menjadi starting poin dalam pencanangan dan pencegahan di Malut,” tambahnya.

Sementara Ketua PKK Provinsi Maluku Utara (Duta Barenti Stunting Provinsi Maluku Utara) Faoniah Hamzah mengatakan,
Berkaitan dengan persoalan stunting, telah dikeluarkan keputusan Presiden No 72 tahun’ 2021 tentang percepatan Penurunan Stunting sehingga revelensi Stunting di Indonesia dapat di tekan menjadi 14 persen.

“Saya sebagai DUTA BARENTI STUNTING Yang telah dikukuhkan gubernur Malut berdasarkan SK Gubernur Malut pada 17 November 2020 memiliki Tugas dan tanggung jawab yang cukup mulia. Dalam kegiatan percepatan penurunan stunting

Dikatakannya, berdasarkan data survei status gizi indonesia Tahun 2021, Malut memiliki persentase stunting sebesar 27,5% dan berada pada urutan ke dua belas tertingggi di indonesia. Sementara itu Kabupaten Halut juga masih tinggi yaitu sebesar 30.50% berdasarkan hasil survei tahun 2021, ini menunjukkan bahwa masalah stunting pada anak balita masih cukup mengkhawatirkan, dan harus menjadi perhatian serius dan aksi nyata dari semua pihak.

“Pemprov Malut saat ini laksanakan pencanangan dan sosialisasinya yaitu PROGRAM KAMU SEHAT dengan sasaran ibu hamil dan balita kurus, melalui pemberian makanan tambahan yang bertujuan untuk memperbaiki dan mempertahankan status gizi anak dan ibu hamil untuk pencegahan stunting,” jelasnya.

Staf Ahli gubernur Malut Bidang keuangan, ekonomi dan pembangunan Andares Thomas mengatakan, Upaya perbaikan gizi masyarakat sebagaimana  yang dianatkan oleh Undang Undang no 36 tahun’2029 bertujuan Meningkatkan mutu gizi perseorangan dan masyarakat  melalui pola perbaikan konsumsi makanan serta perbaikan sadar gizi, serta peningkatan akses dan mutu kesehatan sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi.

“Melalui Visi dan misi gubernur dan wakil gubernur provinsi Maluku Utara dalam upaya terpenuhinya kebutuhan pokok perseorangan dan masyarakat Malut. Visi ini kemudian diterjemahkan dan akan diimplementasikan 5 misi gubernur dan wakil gubernur Maluku Utara dimana pada Poin misi kesatu yakni kamu sehat dengan membangun sumber daya manusia sehat cerdas dan bahagia,” terangnya.

Ia juga mengatakan, Dalam setiap kesempatan kami terus mengingatkan masala gizi dan kesehatan adalah masalah bersama untuk itu penanganaan dapat dilaksanakan secara multi Sektor dan multi dimensi Semua unsur terkait gizi baik’secara Pemerintahan dan lapisan masyarakat Serta swasta dan Media agar mendukung dan berperan penting dalam perbaikan gizi untuk masyarakat.

“Harapan kami melalui kegiatan sosialisasi dan pencanangan kepada semua yang hadir hendaknya dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan satu hal menurut kami untuk disampaikan adalah mari dan terus kita jaga dengan komitmen agar masalah gisi dapat teratasi dengan baik,” harap Thomas.

 

(Willy) 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan